Tampilkan postingan dengan label Esai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Esai. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Maret 2019

Menulis dengan Rileks :

Komunitas adalah Tempat Relaksasi Pikiran dan Hati
Sutejo

Kemarin saya mengisi Bimtek Komunitas Baca di Nganjuk –yang diselengggarakan oleh Balai Bahasa Jawa Timur--, ada sejumlah pertanyaan dari peserta workshop begini. Salah satu pertanyaan dari mbak Sofi yang bertanya (i) apa yang melatari cinta literasi, (ii) rintangan apa saja yang dihadapi, (iii) bagaimana menjaga stabilitas komunitas, dan (iv) bagaimana saya melakukan manajemen waktu dalam berkomitmen dan berkomunitas selama ini.

Menulis dengan Hati : Itulah (Itukah) Pentingnya! (?)

Sutejo

Penulis Penjual Buku?

Refleksi Pendampingan Komunitas Baca-Tulis di Mojokerto
Sutejo

Menulislah untuk Mengubah Diri

Sutejo

Rabu, 07 Februari 2018

Buku, Tokoh, dan Penerbit

Sutejo *
Kompas,  28 Sep 2017

Di Hari Aksara Internasional yang jatuh pada 8 September kali ini ada hal menarik mengaitkannya dengan berita Kompas (6/9), yakni tentang optimisme industri perbukuan yang menjanjikan di masa depan. Sebuah penanda kehidupan literasi. Optimisme itu diungkapkan oleh Deputi Bidang Pemasaran Bekraf, Joshua Simandjuntak. Pertama, industri penerbitan termasuk 5 terbesar dari 16 subsektor industri kreatif sehingga perlu terus didorong kualitasnya. Kedua, penerbit buku perlu memastikan kontensnya bermutu, menarik, dan mampu memanfaatkan strategi pemasaran global. Jika pesan ini terealisasi, maka akan mendorong penguatan budaya literasi yang telah dicanangkan Kemendikbud sebelumnya.

Minggu, 10 September 2017

Lilin literasi

Sutejo
Jawa Pos Radar Ponorogo, 7/9/2017

Falsafah lilin adalah filosofi tentang pengorbanan untuk orang lain. Pengorbanan indah untuk mencerahkan kehidupan. Lilin ikhlas terbakar untuk menerbitkan cahaya kepada manusia. Lilin tak berkeluh melakukannya. Meski meleleh, lumat diri, keyakinan pengorbanannya pasti berarti. Dengan catatan, tanpa angin yang berarti, atau yang mematikannya.

Kamis, 04 Juli 2013

PENGANTAR DAN MUTIARA KASIH

Judul (buku hardcover): Senarai Pemikiran Sutejo
(Menyisir Untaian Kata, Menemukan Dawai Makna)
Penulis: Sutejo
Prolog: Prof Dr Soediro Satoto
Epilog: Nurel Javissyarqi
Penyusun: Masuki M. Astro dan Nurel Javissyarqi
Penerbit: Spectrum Center Press dan Pustaka Felica
Halaman: xvi + 922; 15 cm x 23 cm
ISBN: 978-6021-96-100-1
Tahun: Cetakan I, Januari 2013

Jumat, 28 Juni 2013

UNTAIAN PEMIKIRAN INSPIRATIF PENULIS PEDALAMAN

Prof. Dr. H. Soediro Satoto
http://sastra-indonesia.com

Saya mengenal penulis (Sutejo) sejak tahun 2000-an, ketika menjadi mahasiswa S2 di Universitas Sebelas Maret. Kala itu, ia (i) banyak menulis di media massa dengan ragam pemikiran kritis menyikapi persoalan aktual; (ii) memenangkan lomba kepenulisan tingkat nasional dan regional, dan (iii) mengisi seminar (workshop) untuk beberapa tema pelatihan. Lebih dekat ketika menjadi “mahasiswa bimbingan” saya saat menyelesaikan tesis studi di S2 UNS Program Studi Linguistik dengan konsentrasi Pembelajaran Bahasa.

Rabu, 26 Juni 2013

Demokratisasi Pembelajaran di Bulan Puasa

Sutejo
Kompas, 17 Nov 2003

Berkaitan dengan penyelengaraan pendidikan di bulan puasa, Direktur Jenderal Dasar dan Menengah Depdiknas Indra Djati Saidi mengemukakan tiga option: (i) sekolah dapat meliburkan kegiatan belajar-mengajar (KBM) selama bualn Ramadhan; (ii) sekolah diperbolehkan melaksanakan kegiatan belajar-mengajar; dan (iii) sekolah bolehmelaksanakan kegiatan belajar–mengajar, tetapi waktunya tidak sehari penuh (Kompas, 24/10).

Menyongsong Alumnus PGSD antara Harapan dan Kesangsian

Sutejo
http://sastra-indonesia.com

Pasca lahirnya PGSD yang menggantikan fungsi SPG dan SGO akan menuansakan situasi baru dalam dunia pendidikan kita. Di satu sisi, kita bisa berharap meningkatnya kualitas pendidikan, baik dari segi tenaga pengajar maupun lulusan SD nantinya.

Senin, 24 Juni 2013

Memberdayakan Komite Sekolah di Musim Ajaran Baru

Sutejo
Kompas, 2 Agu 2004

Tidak transparannya Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (Kompas, 13 Juli 2004) hanyalah salah satu persoalan dari banyaknya isu yang berkembang di masyarakat kita di awal tahun ajaran baru ini. Isu yang lain mencakup adanya pungutan yang tidak patut, penjualan bangku kosong, sampai tidak berdayanya komite sekolah. Ujungnya adalah beban pendidikan masyarakat menjadi tinggi.

Ruh Anak Lebih Tua dari Orang Tuanya?

Dr. H. Sutejo, M.Hum.
http://sastra-indonesia.com

Suatu waktu, seorang pakar sastra, Prof. Dr. Budi Darma bertutur, “Ruh anak bisa jadi lebih tua dari orang tuanya. Karena itu, berhati-hatilah ibu dan bapak.” Aforisme ini, mengingatkan saya terus-menerus. Berenung tak henti. Kemudian saya teringat, bagaimana baginda Rasulullah begitu memuliakan anak-anak. Sebuah pesan yang Islami?

Selasa, 04 Juni 2013

Sebuah Gerak Monotonis Makhluk KKN

Sutejo
Karya Darma, 28 Des 1994

Kelahiran KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang semula bernama “Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat”, pada mulanya dilandasi oleh dua asumsi dasar yang mengukuhkan keberadaannya. Pertama, adanya fenomena kecenderungan pembangunan di tahun 70-an yang berpusat di kota, sementara di desa, yang sebenarnya adalah basis kekuatan bangsa, justru dianaktirikan.

Berdirinya Sekolah Elite dan Sebuah Harapan Besar

Sutejo *
Karya Darma, 28 Juni 1995

Di harian Republika edisi 14 Mei 1995, tertulis berita menarik, Sekolah Unggulan untuk Berwawasan Global. Trend sekolah elite tampaknya mulai semarak dengan lahirnya Sekolah global Jaya Ciputra. Sekolah itu sendiri dibangun di atas kompleks Bintaro Jaya seluas 7 hektare. Dengan begitu, sekolah ini melengkapi sekolah elite yang sebelumnya sudah berdiri dari kelompok Lippo, Sekolah Pelita Harapan, di kawasan Lippo Village.

Realita Ironis Dunia Pendidikan Kita

Sutejo
Surya, 2 Mei 2005

Realita ironis adalah sebuah realita yang bertentangan dengan yang diharapkan, semacam suratan takdir. Idealisme pendidikan kita, jika menengok tujuan Pendidikan Nasional sebagaimana diisyaratkan oleh UURI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, maka pada pasal 3 itu, begitu luhur dirumuskan untuk berkembangnya peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, berilmu, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Daerah Tak Peduli Dewan Sekolah?

Sutejo *
Kompas, 6 Juli 2001

Keberadaan Dewan Sekolah (DS) yang mendesak diwujudkan tampaknya belum mendapat perhatian serius pihak pemerintah kabupaten/kota. Ini dibuktikan dengan belum berdirinya DS di banyak daerah di Indonesia. Padahal, Dirjen Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) Muljani A Nurhadi sejak jauh hari sudah mengingatkan akan pentingnya DS untuk menyukseskan ‘’program’’ desentralisasi pendidikan ke kabupaten/kota.

Senin, 27 Mei 2013

Otonomi Pendidikan antara Harapan dan Kecemasan

Sutejo
Radar Madiun, 1 Feb 2001

Dalam implementasi paradigma baru di pendidikan tinggi, yang disusun oleh Task Face Pendidikan Tinggi, bahwa yang dimaksud otonomi dan kebebasan akademik, adalah otonomi yang merupakan hak dan kewenangan. Yang diberikan oleh pihak yang berwenang atau pemerintah, kepada suatu lingkungan masyarakat, himpunan atau badan resmi lain untuk menyelenggarakan fungsinya secara mandiri. Selama hal tersebut tidak bertentangan dengan dengan peraturan-peraturan yang berlaku secara umum, dalam masyarakat. Sedangkan kebebasan akademik sendiri, dimaksudkan sebagai kebebasan yang ada pada civitas akademika, dalam melaksanakan tugas dan kegiatan fungsionalnya. yakni pendidikan dan penelitian ilmiah (1999:16-17).

Fenomena Sarjana dan Isu Pendidikan Kita

Sutejo
Karya Darma, 28 Sep 1994

Dalam menyongsong Hari Sarjana 28 September 1994, kita patut merenung kembali tentang eksistensi dan realitas sarjana kita. Dan mungkin yang justru menarik, bagaimanakah sebenarnya potret pendidikan kita? Sebab bagaimanapun pendidikan tetap merupakan ujung tombak kualitas bangsa. Kemana tombak itu di situ pula harapan kemajuan bangsa kita gantungkan.

Mimpi Buruk Pendidikan Kita

Sutejo *
Surya, 14 Agu 1996

Dua belas tahun yang lalu, 1994, pendidikan di negeri kita mengalami prestasi besar dalam upaya pelaksanaan pendidikan universal. Anak-anak negeri yang berusia 7-12 tahun tertampung pendidikannya melalui proyek pendidikan Inpres SD. Ini, secara teoritis menjadi kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia. Padahal, masyarakat dunia baru memandang penting tahun 1990, lewat pencanangan Deklarasi Yontiem tentang Education for all.

Guru dan Minusnya Kreativitas

Sutejo *
Suara Karya, 23 Januari 1996

DK Simonton, dalam Genius, Creativity, and Leadership (1984) pernah menyatakan bahwa “Great thinker tend to have great teachers. Ungkapan demikian mengisyaratkan betapa besarnya peranan guru dalam perkembangan kreativitas seseorang. Dalam ungkapan Jawa kita sering mendengar, bahwa guru iku wong kang digugu lan ditiru.

Label

Afifah W. Zhafira Afifah Wahda Tyas Pramudita Andry Deblenk Anugerah Ronggowarsito Apresiasi Prosa (Mencari Nilai. Memahami Fiksi) Apresiasi Puisi (Memahami Isi Mengolah Hati) Berita Budaya Cara Mudah PTK (Mencari Akar Sukses Belajar) Catatan Cerpen Cover Buku Djoko Saryono Esai Filsafat Ilmu Gatra Gerakan Literasi Nasional Gufron Ali Ibrahim Happy Susanto Inspiring Writer (Rahasia Sukses Para Penulis Inspirasi untuk Calon Penulis) Jurnalistik 2 (Kiat Menulis Resensi. Feature dan Komoditas Lainnya) Jurnalistik Plus 1 (Kiat Merentas Media dengan Ceria) Kajian Prosa (Kiat Menyisir Dunia Prosa) Kajian Puisi (Teori dan Aplikasinya) Karya Darma Kasnadi Kliping Kompas Literasi Literasi Budaya Majalah Dinamika PGRI Makam Sunan Drajat Masuki M. Astro Memasak Menemukan Profesi dengan Mahir Berbahasa Menulis Kreatif (Kiat Cepat Menulis Puisi dan Cerpen) Merdeka Mesin Ketik Metafora Kemahiran Menulis Nur Wachid Nurel Javissyarqi Obrolan Orasi Ilmiah Ponorogo Pos Prof Dr Soediro Satoto Puisi Radar Madiun Resensi S. Tedjo Kusumo SMA 1 Badegan Ponorogo STKIP PGRI Ponorogo Sajak Sapta Arif Nurwahyudin Sekolah Literasi Gratis Senarai Motivasi Senarai Pemikiran Sutejo (Menyisir Untaian Kata. Menemukan Dawai Makna) Seputar Ponorogo Sidik Sunaryo Soediro Satoto Solopos Sosiologi Sastra (Menguak Dimensionalitas Sosial dalam Sastra) Spectrum Center Stilistika (Teori. Aplikasi dan Alternatif Pembelajarannya) Suara Karya Sugiyanto Sujarwoko Sumarlam SuperCamp HMP 2017 Surabaya Post Surya Sutejo Suwardi Endraswara Swadesi Teknik Kreativitas Pembelajaran Tengsoe Tjahjono Tri Andhi S Wisata Workshop Entrepreneurship Workshop Essay Budaya

Sutejo, Sang Motivator

Maman S Mahayana, Sutejo, Kasnadi di Jakarta

Sutejo & Hamsad Rangkuti di Jakarta

Sutejo dan Danarto di Jakarta

Maman S Mahayana di STKIP PGRI Ponorogo