Kamis, 28 Maret 2013

USIA

Sutejo
Seputar Ponorogo

Berapa pun usia Anda jangan jadikan alasan untuk tidak dapat sukses! Sebab, ia sering menjadi mitos dan alasan banyak orang gagal. Jangan Takut Gagal, begitulah judul buku Isa (2009).

Jika ingin sukses maka kita harus berani gagal. Bangkit lagi! Gagal, bangkit lagi! Tokoh-tokoh dunia dan Indonesia begitu banyak yang telah melakukannya. Bill Gate, Edison, Einstein, Andre Wongso, Adi W Gunawan, Thukul, Krisdayanti, Seto Mulyadi, dan ratusan tokoh inspiratif –yang sesungguhnya— begitu mudah untuk ditemukan.

S.U.T.E.J.O

Sutejo
Seputar Ponorogo

Orang memandang saya sudah sukses. Alhamdulillah. Ketahuilah pembaca, hakikat sukses adalah ketika kita mampu mengubah sesuatu dalam deret ukur 180 derajat. Dalam beberapa seminar dan pelatihan, banyak peserta bertanya, “apa resep Anda sukses?” saya, bersyukur, kemudian spontan saya katakan, “resepnya, SUTEJO!”

SUKSES

Sutejo
Seputar Ponorogo

ORANG yang sukses kata Baginda Rasul adalah mereka yang hari ini lebih baik daripada hari kemarin, dan esok lebih barik dari hari ini. Sekarang, bayangkanlah, jika anda lebih baik 5 persen setiap hari berapakah hasilnya yang diperoleh selama setahun? Fantastis, 1825 persen. 180 kali lipat keadaannya dari tahun sebelumnya. Tapi siapakah yang menyadari jika pesan nabi itu beraroma filosofis yang sangat dinamis?

SEKARANG

Sutejo
Seputar Ponorogo

Suatu waktu ada seorang teman bertanya kepada saya, “Pak, kapan sebaiknya saya melakukan perubahan diri?”. Spontan, saya jawab, “Sekarang.” Bagaimanakah warna hidup di masa depan hakikatnya adalah apa yang Anda lakukan sekarang.

RESEP

Sutejo
Seputar Ponorogo

Beberapa waktu lalu, ketika mengisi diklat OSIS sebuah SMK, ada seorang peserta bertanya begini, “Bagaimanakah resep sukses sehingga menjadi seperti sekarang ini?” Hem, alhamdulillah. Jawabannya empirik tentu sangat empirik. Hakikat sukses adalah ketika seseorang mampu mengatasi keterbatasan dan masalah untuk menjadi kekuatan.

RADAR

Sutejo
Seputar Ponorogo

Radar potensi. Saya dapat judul ini ketika kedinginan di sebuah hotel di Sarangan, beberapa waktu lalu. Sederhana sebabnya, pukul 23.00, anak-anak MAN 2 Ponorogo, begitu tersugestinya menuliskan nama ibu dan ayah lengkap. Kemudian menuliskan kesaksian diri di depannya, janji diri, dan doa diri; untuk menorehkan langkah juara!

PERUBAHAN

Sutejo
Seputar Ponorogo

Orang seringkali tidak bisa menerima perubahan, entah itu perubahan positif atau negatif. Dalam profesi apa pun, perubahan selalu mendapat tantangan. Terlebih jika perubahan itu menuntut kedisiplinan dan etos kerja yang lebih tinggi dari sebelumnya.

PAHLAWAN

Sutejo
Seputar Ponorogo

“Saya tidak ingin jadi pahlawan kesiangan,” kata seseorang teman saat berdiskusi tentang bagaimana menjadi guru yang baik. Saat itu, saya katakan jika ingin berhasil menjadi guru maka lakukan yang terbaik yang tidak dilakukan oleh guru lain. Jika orang lain tidak disiplin maka disiplinlah. Jika teman-teman bermalas ria, maka rajinlah. Kemudian muncul kalimat seperti awal tulisan ini. Hem.

OPTIMISME

Sutejo
Seputar Ponorogo

Mengapa orang sukses lebih sedikit daripada orang gagal? Jawaban praktis paling sederhana adalah orang sukses selalu optimis! Sebaliknya, seringkali orang yang gagal karena terkungkung oleh pesimisme.

NOMOR 1

Sutejo
Seputar Ponorogo

Siapa yang tidak ingin menjadi nomor 1? Ah, jujur aja.

Setiap orang ingin menjadi nomor satu. Hanya, seringkali kita malu-malu untuk mengakuinya. Hanya persoalannya, jika Anda ingin menjadi nomor satu ada syaratnya. Pertama, mentalnya harus bener. Jika tidak, bahaya. Kompetisinya jadi negatif dan destruktif. Bahkan, berenergi negatif dalam kehidupan Anda. Jika benar ia akan menjadi energi yang menggerakkan untuk bertindak, komit, dan yakin mencapainya.

MUHAMMAD

Sutejo
Seputar Ponorogo

Nabi Muhammad, tulis Muhammad Syafii Antonio, dalam pengantar 8 bukunya, Ensiklopedia Leadership & Manajemen Muhammad SAW “The Super Leader Super Manager” seharga 3 juta, ia tasbihkan sebagai samudera hikmah yang luas tak bertepi dan taman kearifan indah penuh warna. Baginda nabi, memang tak terlukiskan, tak tergambarkan.

CACAT

Sutejo
Seputar Ponorogo

Anda pernah membaca buku Aku Terlahir 500 Gram dan Buta karya Miyuki Inoue (Elex Media Komputindo, 2007)? Saya membaca dengan linang air mata kecil, berpuluh kata berkeliaran: kagum, trenyuh, syukur, tidak percaya, hormat, dan sekian kata lagi yang tak terungkapkan. Mengapa mereka yang cacat begitu fatal mampu mengukir prestasi kemudian berbuah sukses finansial luar biasa?

MATA HATI

Sutejo
Seputar Ponorogo

Mata hati. Jika mata Anda terbuka, maka mata hati akan tertutup. Tetapi, jika mata Anda tertutup, maka hati Anda akan terbuka. Tidak percaya, rasakan energi alamnya (yang tak pernah berubah itu) ketika sepi malam, ketika hening, ketika sendiri, --dan tentu ketika mata Anda terpejam— maka sungguh Ajaib!

MASALAH

Sutejo
Seputar Ponorogo

Masalah kata motivator seperti pisau bermata dua. Jika kita benar memegangnya maka tidak akan melukai kita. Sebaliknya, pisau masalah itu akan mendewasakan kita! Wow.

MANFAATKAN KESEMPATAN

Sutejo
Seputar Ponorogo

Salam sukses dan luar biasa buat Anda!

Orang yang sukses adalah mereka yang mampu memanfaatkan kesempatan! Seringkali orang gagal mengatakan karena mereka tidak memiliki kesempatan. Argumen ini kelihatannya benar, tetapi secara filosofis, mutlak salah. Bukankah waktu yang dimiliki manusia sama, 24 jam sehari?

KERJA (CERDAS)

Sutejo
Seputar Ponorogo

Banyak orang bekerja tetapi hasilnya tidak optimal, mengapa? Jawabnya kerjalah dengan keras, cerdas, dan ikhlas. Wow.. Banyak orang bekerja keras, tetapi seringkali tidak cerdas, apalagi ikhlas. Nah, jika ingin sukses, maka kiat kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas ini merupakan trisula kesuksesan yang menarik untuk Anda coba.

KERAS

Sutejo
Seputar Ponorogo

HANCURKAN kemalasan! Jika Anda lunak terhadap diri Anda, maka kehidupan akan keras kepada Anda. Sebaliknya, jika Anda keras terhadap kehidupan, maka dia akan lunak terhadap Anda. Sebuah pesan motivasi yang luar biasa, bahwa hidup membutuhkan upaya keras, bukan hidup malas. Hidup yang tidak diperjuangkan dengan keras tidaklah layak untuk dijalani.

KAYA

Sutejo
Seputar Ponorogo

Dalam banyak kesempatan pelatihan yang saya bawakan, saya sering bertanya, “Nabi Muhammad itu kaya atau miskin?”. 90 persen mereka menjawab, “Miskin.” Padahal yang benar, miskin pada awalnya, kemudian nabi menjadi seorang panutan yang kaya raya.

JATUH

Sutejo
Seputar Ponorogo

“Jatuh, bangkit lagi!”

Begitulah pesan etos luar biasa yang dimiliki para enterpreneur, pemenang, dan orang sukses. Artinya, berapa kali kita terjatuh sesungguhnya bukanlah ukuran sukses atau gagalnya seseorang. Orang sukses, memiliki rumus: G+1 atau J+1. Gagal, mulai lagi. Jatuh, bangkit lagi!

JANGAN MENYERAH

Sutejo
Seputar Ponorogo

Orang berhasil adalah orang yang tak pernah menyerah. Meskipun berapa kali Anda terjatuh, bangkitlah! Orang bermental juara adalah mereka selalu bangun ketika terjatuh. Mereka menambahkan sekali dari jumlah dia terjatuh. Sebab, jika Anda tidak bangun, berarti kalah. Pemenang sejati dengan sendirinya adalah mereka mampu bangun kembali.

HIT

Sutejo
Seputar Ponorogo

Salam fantastik! Anda adalah luar biasa.

Ketahuilah pembaca yang budiman, apa pun profesi Anda, sebenarnya dapat merancang sukses untuk masa depan. Salah satu rumus sukses adalah HIT. Hancurkan penghalang yang tampak dan tidak tampak. Impian Anda tuliskanlah. Tindakan Anda lipatgandakan.

FOKUS

Sutejo
Seputar Ponorogo

Fokus adalah salah satu kunci keberhasilan seseorang. Kegagalan seringkali disebabkan oleh kesalahan dalam meletakkan fokus. Ibarat juru potret, jika Anda tidak fokus apakah hasil gambar yang diperoleh? Demikian juga dengan kesuksesan hidup Anda. Belajar dan kuliah Anda. Kerja dan profesi Anda.

DNA

Sutejo
Seputar Ponorogo

DNA dalam dunia motivasi dikenal sebagai akronim dari dream and action. Ippho Santosa, penulis buku mega best seller Percepatan Rezeki dalam 40 Hari dengan Otak Kanan dan  7 Keajaiban Rezeki, mengatakan jika Anda ingin sukses kuncinya hanya dream dan action. Impian dan tindakan! Impian boleh sekali, tetapi tindakan Anda harus berkali-kali.

BRAND

Sutejo
Seputar Ponorogo

BAGI para pengusaha, branding adalah sesuatu yang sangat penting. Branding berkaitan dengan pencitraan. Pencitraan berkaitan dengan keunikan dan pengulangan. Pengulangan menjadi pengalaman bawah sadar.

7S

Sutejo
Seputar Ponorogo

Ada seorang KS mengeluh kepada saya tentang kinerja anak buahnya yang tidak kunjung membaik. Sehingga beberapa kali dia mengundang untuk memotivasi para guru di sekolahnya. Salah satu resep yang saya berikan adalah resep yang disebut dengan 7S.

1 PERSEN

Sutejo
Seputar Ponorogo

SELAMAT pagi. Marilah setiap pagi, kita niati berubah 1 persen saja. Tahun depan dalam  tanggal yang sama, bulan yang sama, Anda adalah 365 persen lebih baik dari hari ini. Itulah bukti kekuatan sebuah konsistensi. Konsistensi adalah pengulangan. Pengulangan adalah hukum perkalian, deret ukur, yang menjadikan kita luar biasa.

INSPIRASI

Sutejo
Seputar Ponorogo

Pada suatu waktu, saya meneteskan airmata ketika menerima SMS dari seorang teman guru di Pacitan yang bunyinya kurang lebih begini, “Benar-benar luar biasa. Setelah mengikuti seminar dengan pemateri Sutejo, aku semakin semangat mengajar. Semakin rajin belajar dan sabar menatap mutiara didik di ruang-ruang kelas. Demi Allah, saya tidak ingin jadi pahlawan. Tapi, e, sudah terlanjur jadi pahlawan (GR nih ye). Sejak itulah, saya pun semakin semangat untuk menularkan sms motivasi pada kolega guru. Ternyata hasilnya, juga positif.

Selasa, 26 Maret 2013

Senarai Pemikiran Sutejo (Menyisir Untaian Kata, Menemukan Dawai Makna)


Judul: Senarai Pemikiran Sutejo (Menyisir Untaian Kata, Menemukan Dawai Makna)
Penulis: Sutejo
Prolog: Prof Dr Soediro Satoto
Epilog: Nurel Javissyarqi
Penyusun: Masuki M. Astro dan Nurel Javissyarqi
Penerbit: Spectrum Center Press dan Pustaka Felica
Halaman: xvi + 922; 15 cm x 23 cm
ISBN: 978-6021-96-100-1
Tahun: Cetakan I, Januari 2013

Filsafat Ilmu


Judul: Filsafat Ilmu
Penulis: Sutejo dan Happy Susanto
Penerbit: Spectrum Center Press dan Kurnia Qalam Jogja
Halaman: ix + 173; 16 cm x 23 cm
ISBN: 978-979-8598-50-0
Tahun: Cetakan I, 2010

Menemukan Profesi dengan Mahir Berbahasa

Judul: Menemukan Profesi dengan Mahir Berbahasa
Penulis: Sutejo dan Sujarwoko
Penerbit: Lentera Cendekia Surabaya
Halaman: xxiv + 227; 14,5 cm x 21 cm
ISBN: 978-979-19659-1-0
Tahun: Cetakan I, Juli 2009

Sabtu, 23 Maret 2013

Kesiapan Budaya Menyongsong Otonomi Daerah

Sutejo
Radar Madiun, 3 Okt 2000

Ketika reformasi bergelombang bak laut lepas, maka batu karang yang bernama status quo terkikis. Keangkuhan batu-batu pantai Orde Baru pecah oleh dahsyatnya dentuman ombak. Namun sayang, laut reformasi belum berhasil mengantarkan perahu idaman nurani bernama perubahan. Yang ada, nahkoda-nahkoda oportunistik yang mengibarkan bendera arogansi kekuasaan baru. Kalau begitu, untuk apa gelombang reformasi ini mengalun? Untuk apa kita bermimpi tentang dewa keadilan dalam mimpi yang kelam? Untuk apa kita berbicara demokrasi, kalau nurani kita terselip nadi-nadi Fir’aun, Korun, dan mungkin Dajjal yang anti demokrasi?

Pendidikan dalam Bingkai Otonomi Daerah (3 Habis)

Sutejo *
Radar Madiun, 8 Nov 2000

Dalam menyongsong desentralisasi pendidikan mulai 1 Januari 2001 mendatang, maka menjadi penting untuk mendiskusikan “alternatif kebijakan” pemerintah daerah dalam melaksanakan otonomisasi pendidikan.
Pertama, merger dan “restrukturisasi” Depdiknas dan Cabang Dinas Pendidikan menjadi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten. Paradigma ini, sebelum 1 Januari 2001 mutlak dilaksanakan. Merger dua atap menjadi satu atap dinas, akan menjadi persoalan alami, yang membawa konsekuensi dan resiko kepegawaian tersendiri. Untuk itu, kearifan dan profesionalisasi personal birokrasi daerah menjadi jawaban pertama dalam menempatkan persona-personanya.

Pendidikan dalam Bingkai Otonomi Daerah (2)

Sutejo *
Radar Madiun, 7 Nov 2000

Jika mencermati kewenangan Dati II dalam pelaksanaan otonomisasi pendidikan di atas, maka pemerintah daerah memiliki peluang dan tantangan yang sama besarnya. Boleh jadi peluang yang diisyaratkan itu menjadi harapan emas, namun tantangan yang terjadi di lapangan menjadi isyarat kecemasan tersendiri. Bagaimana daerah mampu menerjemahkan isyarat Agenda Jakarta 2000, misalnya ke dalam policy, visi, dan misi pendidikan daerah, melalui muatan lokal adalah problema tersendiri yang tidak mudah.

Jumat, 22 Maret 2013

Pendidikan dalam Bingkai Otonomi Daerah (1)

Sutejo *
Radar Madiun, 4 Nov 2000

Pelaksanaan program otonomi daerah tak dapat ditunda lagi. Menurut rencana akan mulai diberlakukan pada tanggal 1 Januari 2001. Hal ini sesuai dengan amanat Ketetapan (TAP) IV/MPR/2000, tentang Rekomendasi Kebijakan dalam Penyelenggaraan Otonomi Daerah. UU No. 2 tahun 1999 tentang Otonomi Daerah. Dalam salah satu pasalnya, dikemukakan bahwa bidang pemerintahan yang wajib dilaksanakan oleh Daerah Kabupaten dan Daerah Kota, meliputi pekerjaan umum, kesehatan, pendidikan dan kebudayaan, pertanian, perhubungan, industri dan perdagangan, penanaman modal, lingkungan hidup, pertanahan, koperasi, dan tenaga kerja (pasal 11). Pada tulisan ini, akan dikaji satu poin saja dari “kewajiban” daerah dalam melaksanakan otonomi, yakni otonomisasi pendidikan. Sudah siapkah daerah Dati II melaksanakannya? Sementara, waktu pengguliran operasionalisasi otda sendiri kurang lebih tinggal dua bulan.

Kamis, 21 Maret 2013

Teknik Kreativitas Pembelajaran

Judul: Teknik Kreativitas Pembelajaran
Penulis: Sutejo
Penerbit: Pustaka Felicha Yogyakarta
Halaman: xvi + 162; 14,5 cm x 21 cm
ISBN: 978-979-19659-2-7
Tahun: Cetakan II, Maret 2011

Jurnalistik 2 (Kiat Menulis Resensi, Feature dan Komoditas Lainnya)

Judul: Jurnalistik 2 (Kiat Menulis Resensi. Feature dan Komoditas Lainnya)
Penulis: Sutejo
Penerbit: Spectrum Center Ponorogo dan Pustaka Felicha Yogyakarta
Halaman: xii + 130; 15,5 cm x 24 cm
ISBN: 978-979-1795-55-5
Tahun: Cetakan I, Maret 2010

Jurnalistik Plus 1 (Kiat Merentas Media dengan Ceria)

Judul: Jurnalistik Plus 1 (Kiat Merentas Media dengan Ceria)
Penulis: Sutejo dan Sumarlam
Penerbit: Nadi Pustaka
Halaman: xxii + 167; 14,5 cm x 21 cm
ISBN: 978-979-3946-57-3
Tahun:_

Rabu, 20 Maret 2013

Kajian Puisi (Teori dan Aplikasinya)

Judul: Kajian Puisi (Teori dan Aplikasinya)
Penulis: Sutejo dan Kasnadi
Penerbit: Pustaka Felicha Yogyakarta
Halaman: xii + 256; 15,5 cm x 24 cm
ISBN: 978-979-17954-9-4
Tahun: Cetakan I, Juli 2009

Stilistika (Teori. Aplikasi dan Alternatif Pembelajarannya)

Judul: Stilistika (Teori. Aplikasi dan Alternatif Pembelajarannya)
Penulis: Sutejo
Penerbit: Spectrum Center Ponorogo dan Pustaka Felicha Yogyakarta
Halaman: xviii + 242; 15,5 cm x 24 cm
ISBN: 978-979-1795-56-2
Tahun: Cetakan I, Maret 2010
           Cetakan II, November 2012

Apresiasi Puisi (Memahami Isi Mengolah Hati)

Judul: Apresiasi Puisi (Memahami Isi Mengolah Hati)
Penulis: Sutejo dan Sugiyanto
Penerbit: Spectrum Center Ponorogo dan Pustaka Felicha Yogyakarta
Halaman: xviii + 196; 16 cm x 24 cm
ISBN: 978-979-1795-66-1
Tahun: Cetakan I, Oktober 2010

Sosiologi Sastra (Menguak Dimensionalitas Sosial dalam Sastra)

Judul: Sosiologi Sastra (Menguak Dimensionalitas Sosial dalam Sastra)
Penulis: Sutejo dan Kasnadi
Penerbit: Spectrum Center Ponorogo dan Pustaka Felicha Yogyakarta
Halaman: x + 138; 15.5 cm x 24 cm
ISBN: 978-979-1795-74-6
Tahun: Cetakan I, Maret 2011

Inspiring Writer (Rahasia Sukses Para Penulis Inspirasi untuk Calon Penulis)

Judul: Inspiring Writer (Rahasia Sukses Para Penulis Inspirasi untuk Calon Penulis)
Penulis: Sutejo
Penerbit: Spectrum Center Ponorogo dan Pustaka Felicha Yogyakarta
Halaman: xxiv + 227; 15.5 cm x 24 cm
ISBN: 978-979-1795-57-9
Tahun: Cetakan I, Maret 2010

Cara Mudah PTK (Mencari Akar Sukses Belajar)

Judul: Cara Mudah PTK (Mencari Akar Sukses Belajar)
Penulis: Sutejo
Penerbit: Pustaka Felicha Yogyakarta
Halaman: xii + 84; 15.5 cm x 24 cm
ISBN: 978-979-179-54-8-7
Tahun: Cetakan I, Juli 2009

Menulis Kreatif (Kiat Cepat Menulis Puisi dan Cerpen)

Judul: Menulis Kreatif (Kiat Cepat Menulis Puisi dan Cerpen)
Penulis: Sutejo dan Kasnadi
Penerbit: Pustaka Felicha Yogyakarta
Halaman: xxiv + 296; 15.5 cm x 24 cm
ISBN: 978-979-1795-53-1
Tahun: Cetakan I (Nadi Pustaka), September 2008
           Cetakan II (Edisi Revisi), Oktober 2009

Apresiasi Prosa (Mencari Nilai. Memahami Fiksi)

Judul: Apresiasi Prosa (Mencari Nilai. Memahami Fiksi)
Penulis: Kasnadi dan Sutejo
Penerbit: Spectrum Center Ponorogo dan Pustaka Felicha Yogyakarta
Halaman: xxiv + 130; 15.5 cm x 24 cm
ISBN: 978-979-1795-61-6
Tahun: Cetakan I, Mei 2010

Kajian Prosa (Kiat Menyisir Dunia Prosa)

Judul: Kajian Prosa (Kiat Menyisir Dunia Prosa)
Penulis: Kasnadi dan Sutejo
Penerbit: Spectrum Center Ponorogo dan Pustaka Felicha Yogyakarta
Halaman: xvi + 259; 15.5 cm x 24 cm
ISBN: 978-979-1795-60-9
Tahun: Cetakan I, Mei 2010


Jumat, 08 Maret 2013

Bahasa, Kekuasaan dan Politik (2 Habis)

Sutejo
Radar Madiun, 22 Maret 2001

Penggunaan bahasa yang demikian di masa Orde Baru, tidak terlepas dari visi dan misi Orde Baru yang sangat mementingkan stabilitas ideologi, politik, sosial, budaya, dan pertahanan keamanan negara. Karena itu, tak mengherankan jika sejumlah kata, istilah, maupun frase, tampaknya diproduksi Orde Baru untuk “memukul” lawan politik yang mencoba mengganggu stabilitas Orde Baru. Ideologi pembangunan itu, bermitoskan pada ujung kemakmuran rakyat “yang tak pernah berujung”, namun penuh retorika yang menjebak kesadaran kritis warganya.

Bahasa, Kekuasaan dan Politik (1)

Sutejo *
Radar Madiun, 21 Maret 2001

Masyarakat pengguna bahasa Indonesia, selama Orde Baru dipenuhi dengan fenomena penggunaan bahasa yang “terkontaminasi” oleh kekuasaan. Hal ini, disebabkan kecenderungan kekuasaan Orde Baru yang militeristik, dan kecenderungan sifat dan sikap yang represif. Variasi pemakaian bahasa rezim Orde Baru, dalam perkembangannya menjadi alat kekuasaan, yang boleh jadi bersifat represif dan provokatif.

Memahami Tindak Pidana Bank

Judul buku: Tindak Pidana Perbankan
Pengarang: M. Sholehuddin SH, MH
Penerbit: Grafindo Persada, November 1997
Tebal: 232 halaman
Peresensi: Sutejo *
Kompas, 1 Maret 1998

Menimbang ‘’New Positioning’’

Judul:The New Positioning, yang Terbaru tentang Strategi Bisnis Nomor Satu Dunia
Editor: Jack Trout dan Steve Rivkin
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama, Jakarta 1997
Tebal: 210 halaman
Peresensi: Sutejo *
Kompas, 3 Mei  1998